SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda » Menag Nasaruddin Umar Usulkan Perluasan Program Makan Bergizi Gratis bagi Santri

Menag Nasaruddin Umar Usulkan Perluasan Program Makan Bergizi Gratis bagi Santri

Menteri Agama Nasaruddin Umar menghadiri Rapat Koordinasi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Jakarta. Foto: Dok. http://kemenag.go.id

JAKARTA, Gen UpdateRabu, 29 Juli 2026, Menteri Agama, , mengusulkan tiga langkah strategis untuk memperluas jangkauan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usulan tersebut difokuskan kepada kalangan santri di pondok pesantren agar semakin banyak yang dapat menikmati program pemerintah tersebut.

Menurut Nasaruddin Umar, perluasan cakupan MBG menjadi penting karena masih banyak santri yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. Oleh sebab itu, kebijakan tersebut di harapkan dapat memperkuat kualitas kesehatan sekaligus mendukung proses belajar para santri di berbagai daerah.

Pernyataan itu di sampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Jakarta, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut di pimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Baca juga: https://genupdate.id/prabowo-pamong-praja-muda-ipdn-2026-utamakan-rakyat/

Tiga Usulan Strategis untuk Santri

Dalam rapat tersebut, Menteri Agama menyampaikan tiga usulan strategis sebagai upaya memperluas akses santri terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Bupati Maesyal Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Tangerang

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran besar dalam pendidikan dan pembinaan generasi muda. Karena itu, santri di nilai perlu memperoleh perhatian yang sama dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

Selain memperluas cakupan penerima manfaat, usulan tersebut juga di harapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan santri. Dengan demikian, mereka dapat mengikuti proses pendidikan secara lebih optimal.

Rakortas Libatkan Berbagai Kementerian

Rakortas Tata Kelola MBG turut di hadiri oleh berbagai kementerian dan lembaga. Di antaranya perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan Komunikasi RI, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta instansi terkait lainnya.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, kebijakan yang di susun di harapkan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.

Program Gizi Diharapkan Semakin Tepat Sasaran

Lebih lanjut, perluasan Program Makan Bergizi Gratis di nilai dapat memberikan manfaat yang lebih besar apabila pelaksanaannya di sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pondok pesantren yang memiliki jumlah santri besar menjadi salah satu kelompok yang di nilai layak memperoleh perhatian khusus.

Hasil Persib vs Persija di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos ke Final

Selain mendukung kesehatan, program ini juga di harapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Dengan asupan gizi yang baik, proses belajar dapat berlangsung lebih optimal sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan

Pemerintah terus mendorong sinergi antar kementerian dan lembaga agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai target. Kolaborasi tersebut di nilai penting untuk memastikan distribusi bantuan berlangsung merata dan tepat sasaran.

Melalui berbagai usulan yang di sampaikan Menteri Agama, di harapkan semakin banyak santri di pondok pesantren yang dapat merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik.

Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id

Puan Maharani Soroti Keselamatan Transportasi Laut Usai KM Mutiara Sentosa II Terbakar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement