SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda » Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau Ekstrem

Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau Ekstrem

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dok/Andri

JAKARTA, Gen Update, Kamis, 29 Juli 2026 – Ketua DPR RI, meminta pemerintah segera mengambil langkah darurat untuk mengatasi krisis air bersih yang semakin meluas akibat kemarau ekstrem. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan tanggung jawab negara dan tidak boleh di abaikan.

Puan menilai persoalan air bersih yang terus berulang setiap musim kemarau tidak dapat lagi di anggap sebagai masalah tahunan yang biasa terjadi. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan hak dasar masyarakat.

Baca juga: https://genupdate.id/menag-nasaruddin-umar-usulkan-perluasan-mbg-bagi-santri/

Krisis Air Bersih Harus Menjadi Prioritas

Dalam keterangan pers yang di sampaikan pada Rabu (29/7/2026), Puan menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan. Oleh karena itu, pemerintah di minta memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh akses air bersih secara layak.

Menurutnya, masih banyak warga yang harus menunggu bantuan air, menempuh perjalanan jauh, bahkan mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut di nilai menunjukkan masih adanya tantangan dalam pemenuhan hak dasar masyarakat.

Polsek Kelapa Dua Gelar CETAR di SMP PGRI 396, Cegah Tawuran dan Penyalahgunaan Narkoba

“Air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan. Ketika masyarakat harus menunggu bantuan, menempuh jarak jauh, atau mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk memperoleh air, kondisi tersebut menunjukkan negara belum sepenuhnya menjamin hak dasar rakyatnya,” ujar Puan.

Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Selain meminta penanganan darurat, Puan juga mendorong pemerintah menyusun langkah jangka panjang agar krisis serupa tidak terus berulang pada musim kemarau berikutnya.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada masyarakat yang harus berjuang sendiri untuk memperoleh air bersih. Karena itu, pemerintah di minta bergerak cepat dengan memastikan di stribusi air bersih berjalan optimal di wilayah terdampak.

Puan juga menilai penyebab utama krisis air bersih perlu di selesaikan secara menyeluruh. Dengan demikian, upaya penanganan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu memberikan solusi yang berkelanjutan.

Solusi Jangka Panjang Dinilai Penting

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur air bersih yang merata. Selain itu, pengelolaan sumber daya air juga perlu di perkuat agar mampu menghadapi dampak perubahan iklim dan musim kemarau yang semakin ekstrem.

Sarana PAUD Diperkuat, Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah Meningkat

Menurut Puan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mempercepat penanganan krisis air bersih. Langkah tersebut di harapkan dapat meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau pada tahun-tahun mendatang.

Hak Dasar Masyarakat Harus Dipenuhi

Puan berharap seluruh kebijakan yang di ambil pemerintah dapat mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan penanganan yang cepat dan terencana, kebutuhan air bersih dapat terpenuhi sekaligus mengurangi risiko krisis serupa pada masa depan.

“Pemerintah harus bertindak sekarang, memastikan kebutuhan hari ini terpenuhi, sekaligus menyelesaikan penyebabnya agar krisis yang sama tidak terus di wariskan dari satu musim kemarau ke musim berikutnya,” tegas Puan.

Sumber: Parlementaria DPR RI; https://dpr.go.id

Indonesia Wajib Menang Melawan Singapura, Tiket Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Jadi Taruhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement