GEN UPDATE – Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan anggaran pertahanan pada tahun anggaran 2027. Langkah tersebut di nilai penting agar kemampuan pertahanan Indonesia terus di perkuat di tengah tantangan keamanan yang semakin berkembang.
Pernyataan itu di sampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, saat membuka rapat dalam agenda kunjungan kerja Komisi I DPR RI di Markas Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Jumat (24/7/2026).
Baca juga: https://genupdate.id/pembiayaan-produktif-pertumbuhan-ekonomi-nasional/
Anggaran Pertahanan Perlu Diperkuat
Dalam sambutannya, Utut menjelaskan bahwa alokasi anggaran pertahanan mengalami penurunan di bandingkan beberapa tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terus berlanjut karena sektor pertahanan memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara.
Oleh sebab itu, Komisi I DPR RI akan mengawal pembahasan anggaran agar alokasi untuk sektor pertahanan meningkat pada tahun mendatang. Harapannya, peningkatan anggaran dapat mendukung kebutuhan strategis TNI secara berkelanjutan.
“Pertahanan yang kuat membutuhkan dukungan anggaran yang memadai agar TNI mampu menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan negara secara optimal.”
Dukung Modernisasi Alat Utama Pertahanan
Selain menjaga kesiapan prajurit, peningkatan anggaran juga di nilai penting untuk mempercepat modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Dengan peralatan yang lebih modern, kemampuan pertahanan Indonesia di harapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan.
Di sisi lain, penguatan sarana dan prasarana pertahanan akan memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap pelaksanaan tugas TNI di berbagai wilayah Indonesia.
Kodam IX/Udayana Miliki Peran Strategis
Kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Kodam IX/Udayana menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara DPR dan jajaran TNI. Wilayah Kodam IX/Udayana memiliki posisi strategis karena mencakup Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Selain membahas kebutuhan anggaran, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk menyerap berbagai masukan mengenai kondisi keamanan, kesiapan personel, serta kebutuhan operasional di lapangan.
Sinergi DPR dan TNI Terus Diperkuat
Komisi I DPR RI menilai sinergi antara lembaga legislatif dan TNI menjadi faktor penting dalam membangun sistem pertahanan nasional yang kuat. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi akan terus di tingkatkan agar setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan pertahanan secara efektif.
Dengan dukungan anggaran yang memadai, program pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kesejahteraan prajurit, hingga modernisasi peralatan pertahanan di harapkan dapat berjalan lebih optimal.
Menjaga Stabilitas Nasional
Penguatan sektor pertahanan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan wilayah. Lebih dari itu, kebijakan tersebut menjadi fondasi untuk menciptakan stabilitas nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.
Karena itu, Komisi I DPR RI berharap pembahasan anggaran pertahanan pada tahun 2027 mampu menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan bangsa sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi di namika keamanan regional maupun global.
Sumber berita: https://www.dpr.go.id

Komentar