SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional Pemerintahan
Beranda » Agita Nurfianti Minta Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis demi Tingkatkan Kesehatan Anak

Agita Nurfianti Minta Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis demi Tingkatkan Kesehatan Anak

Agita Nurfianti memimpin rapat evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Bandung. Foto: Admin / https://www.dpd.go.id

GEN UPDATE – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Agita Nurfianti, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut di nilai penting agar program yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak Indonesia dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang.

Pernyataan itu di sampaikan Agita saat memimpin kegiatan inventarisasi materi pengawasan Program Makan Bergizi Gratis. Kegiatan tersebut berlangsung di Bandung pada Kamis (23/7). Agenda itu merupakan bagian dari Reses Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026.

Baca juga: https://genupdate.id/komisi-i-dpr-dorong-peningkatan-anggaran-pertahanan/

Evaluasi Program MBG Dinilai Sangat Penting

Menurut Agita, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan strategis yang memiliki dampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia. Oleh sebab itu, pelaksanaannya harus terus di pantau dan di evaluasi secara berkala.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan di perlukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan. Selain itu, pengawasan juga bertujuan mengidentifikasi kendala yang di hadapi pemerintah daerah, sekolah, dan penyedia layanan.

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Bupati Maesyal Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Tangerang

Dengan demikian, berbagai perbaikan dapat segera di lakukan sehingga manfaat program dapat di rasakan secara merata oleh para peserta didik di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan Harus Tepat Sasaran

Agita menilai keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat. Lebih dari itu, kualitas makanan, standar gizi, keamanan pangan, serta ketepatan di stribusi juga menjadi aspek yang harus di perhatikan.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan di harapkan dapat memperkuat koordinasi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat di nilai menjadi faktor penting agar program berjalan optimal.

Program tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak. Selain itu, program ini di harapkan dapat menekan angka stunting. Program ini juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia.

DPD RI Dorong Pengawasan Berkelanjutan

Dalam kegiatan tersebut, Komite III DPD RI mengumpulkan berbagai masukan dari sejumlah pihak sebagai bahan penyusunan rekomendasi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Hasil Persib vs Persija di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos ke Final

Hasil inventarisasi akan menjadi bahan evaluasi. Selanjutnya, rekomendasi tersebut di gunakan untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah. Dengan demikian, program di harapkan berjalan lebih efektif.

Komitmen Tingkatkan Kualitas Generasi Indonesia

Agita menegaskan bahwa investasi pada kesehatan dan gizi anak merupakan langkah penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Oleh karena itu, evaluasi yang di lakukan secara berkelanjutan di harapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh akses terhadap makanan bergizi sesuai standar kesehatan. Dengan pelaksanaan yang semakin baik, Program Makan Bergizi Gratis di harapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa depan.

Sumber berita: https://www.dpd.go.id/berita-detail/47vzh2hcd3e29w7cs20bj96xxk

Puan Maharani Soroti Keselamatan Transportasi Laut Usai KM Mutiara Sentosa II Terbakar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement