GEN UPDATE – Jember Fashion Carnival (JFC) kembali mendapat apresiasi dari Komisi VII DPR RI. Memasuki penyelenggaraan ke-25, ajang fesyen dan budaya tersebut dinilai telah berkembang menjadi ikon pariwisata Indonesia yang layak di perkenalkan lebih luas ke tingkat internasional.
Penilaian itu di sampaikan saat Delegasi Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI menghadiri pelaksanaan JFC di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026). Selain memberikan apresiasi, para legislator juga mendorong hadirnya museum atau galeri permanen sebagai pusat dokumentasi sejarah JFC.
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mengusulkan Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan ruang khusus untuk di jadikan museum atau galeri Jember Fashion Carnival.
Baca juga: https://genupdate.id/evaluasi-program-makan-bergizi-gratis-agita-nurfianti/

Menurutnya, museum tersebut dapat menjadi tempat penyimpanan dokumentasi perjalanan JFC sejak pertama kali di gelar. Selain itu, koleksi foto, kostum, dan berbagai karya terbaik dapat di pamerkan kepada masyarakat maupun wisatawan.
Ia menilai langkah tersebut mampu menjaga sejarah sekaligus memperkuat identitas JFC sebagai kebanggaan daerah.

Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Samuel menjelaskan bahwa JFC tidak hanya menghadirkan pertunjukan fesyen. Lebih dari itu, acara tersebut mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, pariwisata, serta usaha mikro di Kabupaten Jember.
Setiap penyelenggaraan JFC menghadirkan ribuan pengunjung. Kondisi itu berdampak positif terhadap tingkat hunian hotel, usaha kuliner, transportasi, hingga pelaku ekonomi kreatif.

Karena itu, keberadaan museum di nilai dapat memperpanjang manfaat ekonomi. Wisatawan tetap memiliki alasan untuk berkunjung meski karnaval telah selesai di gelar.
Dalam kesempatan itu, Samuel juga memberikan penghormatan kepada almarhum Dynand Fariz sebagai pendiri Jember Fashion Carnival.
Menurutnya, gagasan yang di bangun Dynand Fariz telah membawa nama Jember semakin dikenal. Bahkan, JFC kini menjadi salah satu agenda fesyen dan budaya yang mendapat perhatian luas di Indonesia.
Warisan tersebut di nilai perlu di jaga melalui dokumentasi yang baik. Dengan demikian, generasi mendatang dapat mempelajari perjalanan JFC dari masa ke masa.

Berpeluang Tembus Karnaval Dunia
Komisi VII DPR RI menilai Jember Fashion Carnival memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Kreativitas para desainer dan peserta di nilai menjadi modal utama untuk memperkuat citra Indonesia di panggung dunia.

Selain itu, dukungan pemerintah pusat dan daerah di harapkan terus meningkat. Kolaborasi tersebut di yakini dapat memperluas promosi JFC ke berbagai negara.
Dengan penyelenggaraan yang semakin profesional, JFC di harapkan mampu menjadi destinasi wisata unggulan sekaligus karnaval kelas dunia yang membanggakan Indonesia.
Sumber berita: https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/JFC-Dinilai-Layak-Naik-Kelas-Legislator-Usul-Buatkan-Museum-dan-Tembus-Karnaval-Dunia-67677

Komentar