JAKARTA, Gen Update – Google memproyeksikan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia pada masa mendatang. Proyeksi tersebut di sampaikan dalam peluncuran AI Economic Impact Report: Building the Future: Shaping Indonesia’s AI Era yang di gelar pada forum Google & YouTube untuk AI dan Ekonomi Kreatif di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan bahwa perkembangan AI perlu di manfaatkan secara optimal untuk memperkuat daya saing pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, teknologi tersebut dapat membuka peluang baru bagi inovasi, produktivitas, serta lahirnya berbagai model bisnis digital.
Baca juga: https://genupdate.id/menkomdigi-hari-anak-nasional-2026/

AI Membuka Peluang Besar bagi Industri Kreatif
Irene Umar menilai Indonesia memiliki modal besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif berbasis teknologi di kawasan Asia Tenggara. Jumlah talenta digital yang terus bertambah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menghadapi transformasi digital.
Selain itu, perkembangan AI di nilai mampu membantu pelaku usaha kreatif menghasilkan karya yang lebih efisien tanpa mengurangi nilai kreativitas. Teknologi ini juga dapat di manfaatkan untuk mempercepat proses produksi konten, desain, pemasaran, hingga analisis perilaku konsumen.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, industri teknologi, komunitas kreatif, dan lembaga pendidikan perlu terus diperkuat agar manfaat AI dapat di rasakan secara merata.
Baca juga: https://genupdate.id/jadwal-fase-grup-asean-hyundai-cup-2026/
Dalam forum tersebut, Google memperkenalkan laporan yang membahas potensi dampak ekonomi AI bagi Indonesia. Laporan itu di harapkan menjadi salah satu referensi dalam menyusun strategi pengembangan teknologi sekaligus mempercepat transformasi digital nasional.
Pemerintah juga mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan AI secara bertanggung jawab. Dengan demikian, penggunaan teknologi tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menciptakan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Di sisi lain, pengembangan AI perlu di barengi dengan etika, keamanan data, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Langkah tersebut di nilai penting agar transformasi digital berjalan secara berkelanjutan.
Indonesia Memiliki Potensi Menjadi Pemain Utama
Indonesia memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang terus berkembang. Sektor seperti gim, animasi, musik, film, fesyen, kuliner, hingga konten digital di perkirakan akan memperoleh manfaat besar dari penerapan AI.
Google memandang bahwa pemanfaatan AI dapat membantu meningkatkan efisiensi usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru yang membutuhkan keterampilan digital. Karena itu, investasi pada pendidikan, inovasi, dan pengembangan talenta menjadi faktor penting dalam memaksimalkan peluang tersebut.
Ke depan, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi lokal yang kompetitif. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital di tingkat global.
Peluncuran AI Economic Impact Report menunjukkan bahwa AI tidak lagi di pandang sebagai teknologi masa depan semata, melainkan sebagai fondasi baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Melalui kolaborasi yang kuat, peningkatan kompetensi digital, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, AI di harapkan mampu menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Sumber informasi: https://ekraf.go.id/news/google-rilis-laporan-dampak-ai-wamen-ekraf-ai-dan-pelindungan-bagi-kreator

Komentar