SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda » Banggar DPR Soroti SILPA APBN 2026 Tembus Rp255,5 Triliun, Said Abdullah: Belum Pernah Terjadi

Banggar DPR Soroti SILPA APBN 2026 Tembus Rp255,5 Triliun, Said Abdullah: Belum Pernah Terjadi

JAKARTA, Gen Update – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBN 2026. Nilainya mencapai Rp255,5 triliun. Angka tersebut di nilai perlu mendapat perhatian serius agar kondisi fiskal tetap sehat.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan besarnya SILPA menjadi salah satu isu utama yang di bahas bersama Menteri Keuangan dalam rapat evaluasi semester pelaksanaan APBN 2026.

Menurut Said, selama lebih dari satu dekade dirinya berada di Banggar DPR RI, rata-rata SILPA berada di kisaran Rp70 triliun. Karena itu, lonjakan hingga mencapai Rp255,5 triliun merupakan kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Concern kami yang pertama adalah SILPA sebesar Rp255,5 triliun. Selama saya di Banggar 11 tahun, biasanya rata-rata SILPA sekitar Rp70 triliunan. Sekarang mencapai Rp255,5 triliun dan ini belum pernah terjadi,” ujar Said Abdullah.

Baca juga: https://genupdate.id/dpr-sahkan-uu-pfii-pusat-finansial-internasional-indonesia/

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Bupati Maesyal Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Tangerang

Banggar Minta Evaluasi Pengelolaan APBN

Banggar DPR menilai tingginya SILPA perlu di kaji secara menyeluruh. Meski SILPA dapat mencerminkan adanya sisa dana pemerintah, jumlah yang terlalu besar juga dapat menunjukkan bahwa sejumlah program, belanja, atau pembiayaan belum berjalan secara optimal sesuai perencanaan.

Karena itu, Banggar meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan anggaran. Tujuannya agar dana yang telah di alokasikan di manfaatkan secara lebih efektif. Dengan begitu, manfaatnya dapat di rasakan langsung oleh masyarakat.

Selain memperkuat kualitas belanja negara, evaluasi tersebut juga di nilai penting untuk memastikan setiap rupiah dalam APBN mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga perlindungan sosial.

Baca juga: https://genupdate.id/tulus-santoso-anggota-kpi-pusat-2026-2029/

Menjaga Efektivitas Fiskal

Banggar DPR menegaskan bahwa pengelolaan APBN harus di lakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel. Tingginya SILPA menjadi masukan penting agar pemerintah dapat meningkatkan kualitas perencanaan maupun realisasi anggaran pada semester berikutnya.

Hasil Persib vs Persija di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos ke Final

APBN di harapkan tetap menjadi instrumen utama menjaga stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, anggaran harus mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Pembahasan mengenai SILPA APBN 2026 akan terus menjadi perhatian DPR RI dalam fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran negara, sehingga setiap kebijakan fiskal dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. https://Emedia.dpr.go.if

Sember resmi: https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Banggar-Soroti-SILPA-APBN-2025-Capai-255-5-Triliun-67479

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement