JAKARTA, GENUPDATE.ID – Perkembangan teknologi digital terus mengubah cara masyarakat memperoleh dan membaca informasi. Kondisi tersebut mendorong Komisi X DPR RI untuk meminta adanya riset mengenai perubahan pola baca masyarakat.
Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro mendorong Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) melakukan kajian terkait kecenderungan masyarakat dalam memilih bahan bacaan digital dan konvensional.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan kunjungan spesifik Komisi X DPR RI ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026), sebagaimana diberitakan melalui kanal resmi DPR RI.
Baca juga: Komisi X DPR RI, My Hesty
Menurut Agung, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia literasi. Karena itu, metode pembelajaran dan budaya membaca perlu menyesuaikan perkembangan zaman. Namun, kemampuan membaca secara konvensional tetap harus diperkuat, terutama bagi anak-anak.
Ia menilai kemampuan memahami informasi secara mendalam menjadi fondasi penting sebelum masyarakat memanfaatkan berbagai aplikasi dan perangkat digital. Selain itu, kebiasaan membaca juga perlu terus ditumbuhkan sejak usia dini.
“Pemahaman terhadap kemampuan membaca literasi secara digital melalui aplikasi perlu kita tingkatkan, tetapi dasar yang perlu diperkuat dulu adalah gemar membaca literasi,” ujar Agung.
Selanjutnya, Komisi X mendorong BRIDA dan Perpusnas melakukan riset untuk memetakan perubahan pola baca masyarakat. Riset tersebut diharapkan dapat menghasilkan metode literasi yang lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini.
Dengan adanya riset tersebut, kebijakan literasi diharapkan tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi. Di sisi lain, budaya membaca konvensional tetap dapat dipertahankan sebagai dasar penguatan kemampuan memahami informasi.
Sumber: DPR.GO.ID
