GENUPDATE.ID, BANTEN — Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau terus mendapat dukungan dari berbagai unsur.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (9/9/2026) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Tim BTB Banten melakukan assessment lokasi sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.
Koordinasi dilakukan bersama Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, dan BPBD Pandeglang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kemanusiaan di tengah proses pencarian di perairan Selat Sunda.
Selain itu, BTB Banten mengerahkan personel untuk mendukung kegiatan di lapangan. Tim tersebut terdiri atas Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Pery Hasanudin, Kabid II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dowi Priana, serta relawan BTB Banten.
Para relawan yang ikut dalam kegiatan tersebut yaitu Rigi P. Awaludin, Hady Priatna, Muhamad Toha, dan Moch. Gusti.
BTB Banten Turun ke Carita Dukung Operasi Pencarian
Keterlibatan BTB Banten menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan terhadap operasi pencarian. Tim tidak hanya melakukan assessment, tetapi juga membangun komunikasi dengan unsur yang berada di lokasi.
Dengan demikian, kebutuhan dan kondisi di lapangan dapat menjadi bahan koordinasi bagi pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, sinergi tersebut diharapkan mampu membantu pelaksanaan operasi secara lebih terarah.
Pery Hasanudin mengatakan keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana Banten menunjukkan komitmen lembaganya dalam merespons situasi kedaruratan.
Menurutnya, penanganan kondisi darurat membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Karena itu, BTB Banten ikut mendukung proses pencarian bersama unsur SAR dan lembaga terkait.
“Keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana Banten merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Banten dalam merespons kondisi kedaruratan serta mendukung upaya kemanusiaan bersama berbagai pihak,” ujar Pery Hasanudin.
Ia menegaskan bahwa koordinasi menjadi bagian penting dalam mendukung proses pencarian. Namun, keselamatan personel tetap menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung.
Pencarian Jurnalis dan Awak Kapal Libatkan Banyak Unsur
Dalam kegiatan tersebut, BTB Banten juga bersinergi dengan SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, dan Desk Relawan Banten.
Kolaborasi itu dilakukan untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Selat Sunda. Selanjutnya, koordinasi antarunsur diharapkan dapat memperkuat respons terhadap situasi yang sedang berlangsung.
Lima jurnalis dan tiga awak kapal dilaporkan hilang ketika melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut kemudian mendorong berbagai unsur untuk ikut memberikan dukungan dalam proses pencarian.
Di sisi lain, kegiatan pencarian di wilayah perairan membutuhkan perhatian terhadap kondisi keselamatan. Oleh sebab itu, setiap personel perlu menjalankan tugas dengan mengikuti koordinasi dan prosedur yang berlaku.
Pery Hasanudin berharap kerja sama berbagai pihak dapat membantu proses pencarian secara optimal. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar setiap unsur dapat menjalankan perannya secara efektif.
“Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga, proses pencarian diharapkan dapat berjalan secara optimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” katanya.
Dengan keterlibatan BTB Banten, dukungan kemanusiaan dalam operasi pencarian semakin diperkuat. Selain membantu assessment dan koordinasi, tim juga ikut mendukung unsur lain yang menjalankan tugas di wilayah Selat Sunda.
Operasi pencarian pun terus menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal. Karena itu, sinergi antara unsur SAR, pemerintah daerah, aparat, relawan, dan lembaga kemanusiaan menjadi bagian penting dalam penanganan kondisi tersebut.
