GENUPDATE.ID, Jakarta – Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam pembangunan nasional. Tahun ini, semangat tersebut di arahkan pada keterlibatan pemuda dalam menjawab berbagai tantangan bangsa.
Salah satu perhatian yang di tekankan ialah dukungan terhadap terwujudnya swasembada pangan. Selain itu, generasi muda juga di harapkan ikut mengambil peran dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-XII digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir hadir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto. Erick kemudian menyampaikan amanat Presiden di hadapan ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah.

Pesan Presiden untuk Generasi Muda
Saat membacakan amanat Presiden, Erick Thohir menekankan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan pemuda yang tangguh dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Karena itu, Pramuka tidak cukup hanya di pandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Gerakan Pramuka di harapkan menjadi bagian penting dari pendidikan karakter bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-XII di Buperta Cibubur, sebagaimana di beritakan melalui kanal resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora).
Pesan tersebut juga memperlihatkan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi perubahan zaman. Generasi muda tidak hanya di tuntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu mempunyai karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial.
Pemuda Didorong Dukung Swasembada Pangan
Semangat Hari Pramuka ke-65 juga di arahkan pada kontribusi nyata pemuda dalam pembangunan nasional. Salah satunya melalui dukungan terhadap upaya mencapai swasembada pangan.
Pemuda dapat mengambil peran melalui berbagai bidang. Misalnya, inovasi teknologi, kewirausahaan, pengembangan sektor pertanian, serta pemanfaatan potensi daerah.
Selain mendukung ketahanan pangan, keterlibatan generasi muda menjadi penting untuk mempersiapkan Indonesia menuju 2045. Pada momentum tersebut, Indonesia di harapkan memiliki sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing.
Jambore Nasional ke-XII juga menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk membangun persaudaraan. Melalui kegiatan bersama, peserta dapat belajar mengenai kerja sama, kepemimpinan, kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, Hari Pramuka ke-65 tidak sekadar menjadi peringatan tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan Indonesia.
Gerakan Pramuka pun di harapkan terus menjadi wadah pembentukan karakter. Pada akhirnya, kontribusi tersebut dapat memperkuat kesiapan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sumber: https://kemenpora.go.id
