SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda » DPR RI Dorong Investasi Korea Selatan dan Perlindungan 60 Ribu PMI

DPR RI Dorong Investasi Korea Selatan dan Perlindungan 60 Ribu PMI

BKSAP DPR RI membahas penguatan investasi dan perlindungan pekerja migran Indonesia bersama delegasi parlemen Korea Selatan. Foto: Dok: DPR RI/Parlementaria/ Jaka/Andri

GENUPDATE.ID, JAKARTA – Hubungan Indonesia dan Korea Selatan kembali di perkuat melalui kerja sama antarparlemen. Salah satu perhatian utama ialah peningkatan investasi serta perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima kunjungan delegasi parlemen Korea Selatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya perdagangan, ekonomi, investasi, kerja sama antarmasyarakat, hingga perlindungan PMI di Korea Selatan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris memimpin pertemuan tersebut. Ia menilai Korea Selatan merupakan salah satu mitra penting Indonesia.

Pernyataan tersebut di sampaikan dalam pertemuan BKSAP DPR RI dengan delegasi parlemen Korea Selatan, sebagaimana di beritakan melalui kanal resmi DPR RI.

Manchester United Pesta Gol di Old Trafford, Sabah Tak Berkutik

Baca: https://genupdate.id/wamenkeu-juda-agung-pasar-modal-investasi-2027/

DPR Dorong Investasi Korea Selatan di Indonesia

Charles mengatakan hubungan Indonesia dan Korea Selatan perlu terus di perkuat. Kerja sama tersebut mencakup bidang perdagangan dan investasi.

Menurutnya, Indonesia terbuka terhadap berbagai masukan dari parlemen Korea Selatan. Masukan tersebut di nilai dapat membantu memperkuat hubungan bilateral.

Karena itu, DPR berharap investasi Korea Selatan di Indonesia terus meningkat. Pemerintah juga didorong menciptakan kebijakan yang mampu memperbaiki iklim investasi.

Charles menilai kebijakan yang tepat dapat membuka ruang kerja sama lebih luas. Selain itu, peningkatan investasi dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Gubernur Andra Soni Datangi Posko SAR Carita, Beri Dukungan untuk Keluarga Jurnalis Hilang

“Kerja sama dan peningkatan investasi” menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut.

Di sisi lain, hubungan kedua negara tidak hanya berkaitan dengan kepentingan ekonomi. Kerja sama antarmasyarakat atau people to people juga menjadi bagian penting dalam hubungan Indonesia dan Korea Selatan.

Menurut Charles, hubungan yang kuat perlu di bangun secara menyeluruh. Dengan demikian, manfaat kerja sama dapat di rasakan oleh kedua negara.

DPR Soroti Perlindungan PMI di Korea Selatan

Selain investasi, perlindungan PMI menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Charles menyebut lebih dari 60 ribu pekerja migran Indonesia saat ini bekerja di Korea Selatan.

Keberadaan PMI di nilai memiliki arti penting bagi Indonesia. Mereka tidak hanya membantu perekonomian keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Hari Ketiga Pencarian Jurnalis Hilang, Gubernur Banten Pantau Operasi SAR di Carita

Karena itu, DPR berharap pemerintah Korea Selatan memberikan perlindungan yang baik kepada PMI. Perlindungan tersebut mencakup aspek keamanan, kesejahteraan, dan pemenuhan hak pekerja.

Charles menyebut PMI sebagai bagian penting dari hubungan kedua negara. Kontribusi mereka juga tidak berhenti pada penghasilan yang di kirimkan kepada keluarga di Indonesia.

Lebih lanjut, DPR melihat pengalaman PMI selama bekerja di Korea Selatan sebagai modal berharga. Pengetahuan dan keterampilan yang di peroleh dapat di bawa pulang ke Indonesia.

Selanjutnya, pengalaman tersebut dapat di manfaatkan untuk mendukung pembangunan. PMI yang kembali ke Tanah Air di harapkan mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri.

Dengan demikian, kerja sama Indonesia dan Korea Selatan di harapkan terus berkembang. Investasi dapat di perkuat, sementara perlindungan PMI tetap menjadi perhatian bersama.

Pertemuan antarparlemen tersebut juga menunjukkan pentingnya di plomasi parlemen. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai kepentingan kedua negara dapat di bahas secara langsung.

Pemerintah dan parlemen di harapkan terus bersinergi. Tujuannya agar kerja sama Indonesia-Korea Selatan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut di sampaikan dalam pertemuan BKSAP DPR RI dengan delegasi parlemen Korea Selatan di Ruang Diplomasi BKSAP, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026), sebagaimana di beritakan melalui kanal resmi DPR RI.

Sumber: https://emedia.dpr.go.id

× Advertisement
× Advertisement