TANGERANG, GENUPDATE.ID – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengingatkan masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Imbauan tersebut disampaikan Maesyal saat mengikuti kegiatan Jumat Keliling atau Jumling di Masjid Al-Istighfar, Kampung Kendal Satu, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (4/9/2026).
Menurut Maesyal, musim kemarau dapat meningkatkan risiko kekeringan. Selain itu, kondisi lingkungan yang kering juga dapat memicu kebakaran jika masyarakat tidak berhati-hati.
Karena itu, ia mengajak warga menggunakan air secara bijak. Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah atau material lainnya secara sembarangan.
“Menghadapi musim kering, kemarau ini mari kita bijak dan hemat menggunakan air. Jangan buang dan bakar sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran,” ujar Maesyal.
Bupati Tangerang Minta Warga Hemat Air
Maesyal mengatakan kebutuhan air bersih perlu menjadi perhatian bersama selama musim kemarau. Oleh sebab itu, masyarakat perlu mengatur penggunaan air sesuai kebutuhan.
Selain menghemat air, warga juga harus menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan api. Terlebih, kondisi cuaca yang kering dapat membuat api lebih cepat menyebar.
Selanjutnya, Maesyal meminta masyarakat ikut menjaga lingkungan sekitar. Warga dapat melakukan langkah sederhana dengan tidak membakar sampah sembarangan.
Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau. Dengan begitu, potensi kekeringan dan kebakaran dapat ditekan sejak awal.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan persoalan air bersih. Warga yang mengalami kesulitan air diminta segera menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah setempat.
Kesulitan Air Bersih Diminta Segera Dilaporkan
Maesyal meminta warga tidak menunggu kondisi semakin sulit ketika mengalami keterbatasan air bersih. Sebaliknya, masyarakat dapat langsung menghubungi pemerintah desa atau kecamatan.
Selain itu, laporan juga dapat disampaikan kepada organisasi perangkat daerah atau OPD terkait. Pemerintah kemudian akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai kondisi di lapangan.
“Bagi masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih, segera lapor kepada desa, kecamatan atau OPD terkait. Insya Allah, akan kami upayakan segera untuk ditindaklanjuti,” kata Maesyal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi dampak musim kemarau. Dengan adanya laporan lebih cepat, pemerintah dapat mengetahui wilayah yang membutuhkan perhatian.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air. Penggunaan air secara hemat dapat membantu memenuhi kebutuhan bersama.
Karena itu, Bupati Tangerang mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian selama musim kemarau. Hemat air dan mencegah kebakaran dapat dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.
Kegiatan Jumling di Kecamatan Sindang Jaya tersebut sekaligus menjadi momentum pemerintah untuk menyampaikan pesan langsung kepada masyarakat. Pemerintah berharap warga tetap waspada dan segera melapor jika menghadapi persoalan di lingkungan.
Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, penanganan dampak musim kemarau dapat dilakukan lebih cepat. Selain itu, kewaspadaan bersama diharapkan mampu mencegah terjadinya kebakaran akibat kelalaian.
GENUPDATE.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kondisi musim kemarau. Hemat air, menjaga lingkungan, serta menghindari pembakaran sembarangan menjadi langkah penting untuk menghadapi musim kering.
