TANGERANG SELATAN, GENUPDATE.ID — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengajak remaja lebih bijak menggunakan teknologi. Menurutnya, penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan menjaga kesehatan mental.
Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat membuka Seminar Kesehatan Remaja yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Rabu (26/8/2026). Tangerangselatankota.
Teknologi Mengubah Pola Interaksi Remaja
Benyamin menilai perkembangan teknologi telah mengubah cara remaja berkomunikasi dan menjalani aktivitas sehari-hari. Kini, banyak interaksi berlangsung melalui telepon genggam dan berbagai ruang digital.
Karena itu, remaja perlu memahami batas penggunaan teknologi. Selain itu, mereka juga perlu tetap membangun komunikasi langsung dengan keluarga, guru, dan lingkungan sekitar.
Benyamin menyoroti kondisi ketika anggota keluarga berada di rumah, tetapi komunikasi personal justru lebih banyak dilakukan dengan teman melalui dunia maya.
“Padahal ibu kamu ada di sebelah kamu, bapak kamu ada di sebelah kamu, kakak kamu juga ada di sebelah kamu. Ada di rumah, tapi kenapa curhatnya selalu sama teman saja,” kata Benyamin.
Kesehatan Mental Perlu Dijaga Sejak Remaja
Menurut Benyamin, kesehatan mental menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan generasi muda. Oleh sebab itu, remaja perlu mengenali kondisi dirinya dan berani membangun komunikasi dengan orang yang dipercaya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan remaja tidak hanya berkaitan dengan pendidikan. Sebaliknya, karakter, pergaulan, kemampuan mengambil keputusan, dan nilai kehidupan turut menentukan masa depan.
“Nah, anak-anak sekalian, kesehatan mental ini sangat berpengaruh untuk masa depan kalian dan ini harus dijaga banget,” ujar Benyamin.
Selain menjaga kesehatan mental, Benyamin meminta remaja memiliki nilai positif dalam kehidupan. Nilai tersebut antara lain kejujuran, rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga hubungan baik dengan teman.
Remaja Diminta Bijak Mengambil Keputusan
Benyamin juga mengingatkan remaja agar mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan. Menurutnya, setiap pilihan memiliki dampak yang perlu dipikirkan dengan matang.
Karena itu, ia meminta para remaja menjauhi kekerasan, penggunaan senjata tajam, serta pergaulan yang dapat merugikan masa depan.
“Pilihan bukan ada di ibu kamu, pilihan bukan ada di orang tua kamu, pilihan bukan ada di pemerintah kota, tapi ada di diri sendiri untuk jadi orang bernilai. Jadi ingat ya, pilih keputusan dengan baik,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar remaja tidak mudah mengikuti tekanan lingkungan. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang sehat.
Orang Tua dan Guru Punya Peran Penting
Benyamin menegaskan, menjaga kesehatan mental remaja bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Sebaliknya, keluarga dan sekolah juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Orang tua, guru, dan pemerintah perlu membangun komunikasi yang baik. Dengan dukungan tersebut, remaja diharapkan memiliki ruang yang aman untuk bercerita, belajar, dan berkembang.
“Antara orang tua, guru, dan Pemerintah Kota harus dalam satu kesatuan yang utuh menjaga anak dari kesehatan mental ini,” tuturnya.
Seminar kesehatan remaja tersebut menjadi salah satu ruang edukasi bagi generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, pemahaman mengenai kesehatan mental dan penggunaan teknologi secara bijak diharapkan semakin kuat.
Pada akhirnya, teknologi dapat memberikan banyak manfaat jika digunakan secara tepat. Namun, remaja tetap perlu menjaga keseimbangan antara kehidupan digital, keluarga, pendidikan, dan pergaulan langsung.
Sumber: Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui berita resmi berita. tangerangselatankota, Rabu, 26 Agustus 2026.
