SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda » Kepala BNPB Temui Penyintas Gempa di Ende, Bantuan Rumah Rusak Disiapkan

Kepala BNPB Temui Penyintas Gempa di Ende, Bantuan Rumah Rusak Disiapkan

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., memberikan bantuan kepada anak-anak penyintas gempa M 7,7 Flores di Desa Peozaka Ramba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

ENDE, GENUPDATE.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menemui langsung para penyintas gempa bumi di Desa Peozaka Ramba, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Meski harus melewati medan terjal dan jalan berbatu, Suharyanto tetap mendatangi lokasi penyintas.

Dalam pertemuan itu, Suharyanto mengingatkan masyarakat agar tetap tenang menghadapi gempa susulan. Namun, warga juga diminta tidak mengurangi kewaspadaan.

Ia menegaskan, rumah yang mengalami kerusakan tidak boleh dimasuki sebelum dinyatakan aman oleh petugas. Langkah tersebut penting untuk mencegah korban akibat bangunan yang masih berisiko runtuh.

“Jangan panik, tetapi jangan lengah. Tetap berada ditempat yang aman dan ikuti arahan petugas,” ujar Suharyanto.

Manchester United Pesta Gol di Old Trafford, Sabah Tak Berkutik

Selain itu, pemerintah menyiapkan dukungan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Rumah rusak ringan akan mendapat bantuan perbaikan sebesar Rp15 juta. Sementara itu, rumah rusak sedang mendapat bantuan Rp30 juta.

Baca juga: genupdate.id/bnpb-bantuan-rumah-rusak-gempa-ntt/

Bantuan Rumah Rusak dan Hunian Sementara Disiapkan

Untuk rumah dengan kategori rusak berat, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian tetap. Dengan demikian, masyarakat terdampak tetap memiliki tempat tinggal yang aman selama proses pemulihan berlangsung.

Sebelum hunian tetap selesai, penyintas juga dapat memperoleh dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan. Selain itu, pemerintah menyiapkan hunian sementara bagi kepala keluarga yang membutuhkan tempat tinggal selama masa transisi.

Karena itu, Suharyanto meminta Pemerintah Kabupaten Ende mempercepat pendataan rumah terdampak. Data tersebut harus akurat agar proses verifikasi dan validasi bantuan dapat segera dilakukan.

Gubernur Andra Soni Datangi Posko SAR Carita, Beri Dukungan untuk Keluarga Jurnalis Hilang

“Pastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dan tidak ada data yang keliru. Setelah datanya selesai dan terverifikasi, kita bergerak,” tegasnya.

Suharyanto juga memastikan pemerintah akan terus mendampingi masyarakat. Pendampingan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan rumah, hingga pembangunan kembali hunian warga.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan Kepala BNPB ke wilayah terdampak gempa di Kabupaten Ende, sebagaimana diberitakan melalui kanal resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sumber: bnpb.go.id

Hari Ketiga Pencarian Jurnalis Hilang, Gubernur Banten Pantau Operasi SAR di Carita
× Advertisement
× Advertisement