JAKARTA, GENUPDATE.ID – Rekayasa lalu lintas di berlakukan di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta mulai Senin, 3 Agustus 2026, seiring kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, ke Indonesia. Pengaturan arus kendaraan dilakukan secara situasional mengikuti pergerakan iring-iringan tamu negara.
Langkah tersebut di terapkan untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan sekaligus menjaga keamanan selama perjalanan rombongan. Masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan pusat ibu kota di imbau mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif apabila di perlukan.
Rekayasa lalu lintas tidak di lakukan sepanjang hari. Penutupan hanya berlangsung ketika iring-iringan kendaraan melintas. Setelah rombongan melewati lokasi, arus kendaraan akan kembali di buka secara bertahap.
Karena itu, pengguna jalan di minta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain membantu kelancaran pengamanan, kepatuhan pengendara juga dapat mengurangi risiko kemacetan yang lebih panjang.
Baca juga: https://genupdate.id/menkeu-purbaya-apbn-dukung-program-sekolah-rakyat/

Daftar 10 Ruas Jalan yang Terdampak
Berikut daftar ruas jalan protokol yang berpotensi mengalami penutupan situasional selama kunjungan Perdana Menteri Thailand pada 3–4 Agustus 2026:
- Jalan Raya Halim Perdanakusuma
- Jalan MT Haryono
- Jalan HR Rasuna Said
- Jalan Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
- Jalan HOS Cokroaminoto
- Jalan Imam Bonjol
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Gatot Subroto
Ruas-ruas tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan kawasan bandara, pusat pemerintahan, hingga area diplomatik di Jakarta.
Pengendara Disarankan Memilih Jalur Alternatif
Selama rekayasa berlangsung, masyarakat di sarankan memanfaatkan jalur alternatif sesuai kondisi lalu lintas. Pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum juga dapat memantau informasi perjalanan melalui aplikasi navigasi agar memperoleh rute tercepat.
Selain itu, pengendara di harapkan tidak berhenti di bahu jalan atau mencoba menerobos jalur pengamanan. Sikap disiplin akan membantu petugas mengatur arus kendaraan dengan lebih efektif.
Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan
Meski terdapat rekayasa lalu lintas, aktivitas perkantoran, bisnis, dan pelayanan publik di Jakarta tetap berlangsung normal. Pengaturan arus kendaraan hanya di lakukan pada waktu tertentu sesuai jadwal perjalanan rombongan tamu negara.
Bagi masyarakat yang memiliki agenda penting di kawasan Sudirman, Thamrin, Kuningan, atau sekitar Medan Merdeka, di sarankan berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan perlambatan perjalanan
Info resmi: https://koorlantas.polri.go.id

Komentar