Gen Update | Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026 – Wakil Perdana Menteri Kamboja, Hun Many, menyampaikan apresiasi terhadap ideologi Pancasila saat bertemu Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Hun Many menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari bagaimana Pancasila mampu bertahan sebagai dasar negara Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis.
Baca juga; https://genupdate.id/destry-damayanti-pejabat-gubernur-sementara-bank-indonesia/
Pancasila Dinilai Relevan di Era Global
Hun Many menilai Pancasila tidak hanya menjadi fondasi bagi kehidupan berbangsa di Indonesia. Lebih dari itu, ideologi tersebut di nilai memiliki nilai universal yang dapat di terapkan dalam kehidupan masyarakat yang beragam.
Oleh karena itu, ia ingin memahami lebih dalam proses penerapan Pancasila dalam kehidupan bernegara. Ia juga berharap pengalaman Indonesia dapat menjadi pembelajaran bagi negara lain yang memiliki keberagaman budaya, suku, maupun agama.
Menurutnya, keharmonisan sosial hanya dapat di wujudkan apabila masyarakat memiliki nilai bersama yang mampu mempersatukan berbagai perbedaan.
Megawati Sambut Baik Pertukaran Gagasan
Dalam suasana yang berlangsung hangat, Megawati Soekarnoputri menyambut baik ketertarikan Hun Many terhadap Pancasila. Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog mengenai nilai kebangsaan, sejarah, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah perubahan dunia.
Selain membahas ideologi, keduanya juga bertukar pandangan mengenai hubungan persahabatan antara Indonesia dan Kamboja. Dialog tersebut di harapkan semakin memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang.
Nilai Pancasila Terus Menjadi Inspirasi
Pancasila selama ini di kenal sebagai dasar negara yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial terus di jaga sebagai fondasi pembangunan nasional.
Di sisi lain, meningkatnya perhatian dari tokoh internasional menunjukkan bahwa Pancasila tetap memiliki daya tarik di tingkat global. Hal tersebut di nilai menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan nilai kebangsaan kepada masyarakat internasional.
Melalui dialog seperti ini, hubungan bilateral Indonesia dan Kamboja di harapkan semakin erat. Selain itu, kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pertukaran gagasan dapat terus di kembangkan demi menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.
Sumber resmi:https://pdiperjuangan.id

Komentar