GENUPDATE.ID – Manchester United mengawali kiprahnya di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di Old Trafford, Kamis (10/9/2026) malam waktu setempat, Setan Merah menghajar Sabah FC dengan skor 4-0.
Kemenangan tersebut menjadi awal positif Manchester United setelah kembali tampil di kompetisi antarklub elite Eropa. Selain itu, hasil ini memberi kepercayaan diri bagi pasukan Michael Carrick untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Sabah sendiri datang dengan cerita menarik. Klub asal Azerbaijan itu menjalani penampilan perdana di fase utama Liga Champions. Namun, pengalaman Manchester United akhirnya menjadi pembeda di Old Trafford.
Matheus Cunha Buka Keunggulan Manchester United
Manchester United mengawali pertandingan dengan mencoba menguasai permainan. Sementara itu, Sabah tetap berusaha menjaga pertahanan dan sesekali melancarkan serangan balik.
Tekanan United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28. Matheus Cunha berhasil mencetak gol pembuka setelah menerima rangkaian umpan dari rekan-rekannya di lini serang.
Gol tersebut membuat suasana Old Trafford semakin bergairah. Setelah itu, Manchester United semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan.
Sabah sebenarnya memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Joy-Lance Mickels mendapat kesempatan emas pada menit ke-39.
Namun, sundulannya dari posisi yang cukup dekat dengan gawang justru melebar. Momen tersebut menjadi salah satu peluang penting yang gagal dimanfaatkan Sabah.
Manchester United kemudian memanfaatkan momentum tersebut. Bruno Fernandes mencetak gol kedua pada menit ke-43.
Tak lama berselang, Benjamin Sesko ikut mencatatkan namanya di papan skor. Striker asal Slovenia itu membuat United unggul 3-0 sebelum turun minum.
Lisandro Martinez Lengkapi Kemenangan 4-0
Memasuki babak kedua, Manchester United tidak mengendurkan tekanan. Sebaliknya, Sabah harus bekerja lebih keras untuk menghindari kebobolan tambahan.
United tetap mampu mengontrol permainan. Lini tengah juga menjaga aliran bola sehingga Sabah kesulitan mengembangkan serangan.
Gol keempat akhirnya hadir pada menit ke-69. Lisandro Martinez memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Setelah itu, Manchester United terus mengamankan keunggulan. Carrick juga melakukan pergantian pemain untuk menjaga kondisi skuad.
Pada akhirnya, skor 4-0 bertahan hingga pertandingan selesai. United pun mengawali perjalanan Liga Champions dengan tiga poin dan clean sheet.
Sabah Tetap Cetak Sejarah di Liga Champions
Meski kalah telak, Sabah tetap membawa catatan bersejarah dari Old Trafford. Klub Azerbaijan tersebut untuk pertama kalinya tampil di fase utama Liga Champions.
Bahkan, Sabah mencatat fakta unik melalui susunan pemainnya. Sebelas pemain yang menjadi starter mewakili 11 kewarganegaraan berbeda.
Karena itu, perjalanan Sabah di Liga Champions tetap menjadi pengalaman berharga. Mereka berhasil melewati beberapa babak kualifikasi sebelum mencapai fase utama kompetisi.
Namun, pertandingan melawan Manchester United menunjukkan perbedaan pengalaman dan kualitas. Sabah kini harus segera bangkit untuk menghadapi lawan berikutnya.
Sesko Jadi Sorotan Setelah Cetak Gol
Benjamin Sesko juga mendapat perhatian setelah mencetak gol ketiga Manchester United. Gol tersebut menjadi tambahan penting bagi kepercayaan dirinya setelah kembali dari cedera.
Pelatih Michael Carrick menilai kehadiran Sesko sangat membantu permainan United. Selain memiliki kekuatan fisik, sang penyerang juga mampu berlari di belakang garis pertahanan lawan.
Karena itu, penampilan Sesko menjadi kabar positif bagi Manchester United. Terlebih, Setan Merah masih menghadapi jadwal padat pada awal musim 2026/2027.
Dengan kemenangan 4-0 ini, Manchester United mendapatkan start ideal di Liga Champions. Selanjutnya, mereka harus menjaga konsistensi agar mampu bersaing di fase liga.
Hasil akhir Liga Champions 2026/2027:
Manchester United 4-0 Sabah
Pencetak gol:
- Matheus Cunha 28′
- Bruno Fernandes 43′
- Benjamin Sesko 45′
- Lisandro Martinez 69′
Kemenangan besar ini sekaligus menjadi pesan awal Manchester United di kompetisi Eropa. Sementara itu, Sabah harus mengambil pelajaran dari pengalaman berharga menghadapi salah satu klub besar Inggris tersebut.
